Friday, October 01, 2004

------ P R O M O T I O N -------

Bagi teman-teman yang mau punya acara, kayak Married, Birthday, and Baksos, etc, and butuh bantuan seperti dekor, undangan, souvenir, bunga, catering, dsb, bisa menghubungi :

"BRIGHT EVENT ORGANIZER"
di Gelong Baru Selatan V/27 (gg buntu),
Tomang- Jakarta Barat 11440
telp : 021 - 5663413 (Lisa or Natalia)
atau hubungi : ndjuantoro@yahoo.com
we'll give the best for u r event !!!!!
(limited area : Jakarta, Semarang, Surabaya only)

Thursday, September 23, 2004

Long time No See

Hallo temen-temen semua.. lama nggak jumpa, yah... pada kangen nggak?
sorry banget aku nggak bisa sering-sering online and nge-blog banyak-banyak...
but, aku mau say thanks buat kak Ria Benu alias Mrs. Torkis yang udah bikin blog-ku jadi indah, and juga udah bersedia ngebikinin blog buat my community alias nJembleh community, silakan check our blog : www.njembleh.blogspot.com.

Sunday, August 29, 2004

* * * 17 Agustusan * * *

"......17 Agustus tahun 45.....itulah hari kemerdekaan kita....." Merdeka !!! Dirgahayu RI yang ke 59.
Sebenarnya aku mau nulis ini tanggal 18 kemaren sih, tapi belon sempat posting-posting, and baru sempat sekarang.
17 kemaren aku ngerayain juga loh......and seru banget !!!! Aku ngerayain 17an bareng temen-temen bersama adik-adik kita di bawah jembatan Grogol, wuiiihhh seru banget loh... mereka pada semangat. Acara mulai jam 14.00, tapi ada yang datang jam 12.30, hehehhehhee kasian banget, sampe nunggu.
Disono kita adain macem-macem permainan, wah pokoknya seru deh... and aku seneng banget, karena awalnya aku pikir hari libur 17an ini aku bakal bengong and nganggur, tapi ternyata Sien-sien sms aku and ajakin acara 17an bersama adik-adik anak jalanan di bawah jembatan Grogol ! =)

Monday, August 16, 2004

== PraYer fOr thE oNe I LovE ===

Lord, I pray for a man, that will be a part of my life
A man that really loves You more than everything
A man that will take me in the second place of his heart
A man that lives not for himself but for U

Face and phsysical attraction isn't important
The most important is I want a heart that really loves and thristy of U
and have a desire to be like Jesus

And he must know for whom and for what he lives
So his life isnt useless
Someone that have a wise heart Not only a smart brain
A man that not only loves me but also respect me
A man that not only can adore me
But can warning me when I'm wrong
A man that loves me not from my beauty but from my heart
A man that can be my best friend in every time and situation
A man that make me feel like a woman when I beside him

I'm not ask a perfect man
But I ask for imperfect man
So I can make him perfect in Your eyes.
A man that need my support for his strength
A man that need my prayer for his life
A man that need my smile to cover his sadness
A man that need my love so he could feel beloved
A man that need me to make his life perfect
And I also ask Make me to be a woman that can made him proud

Give me a heart that really love You
So I could love him with Your love
Not love him with my love
Give me Your gentle spirit
So my beauty not come from my outside but come from You
Give me Your Hands That I always able to pray for him
Give me Your eyes So I could see many good things in him
and not the bad one
Give me Your mouth That fullfil with Your words of wisdom and encourange
So I could support him every day
Give me Your lips And I will smile at him every morning

And I want that when finally we meet
Both of us can say
How great Thou Art that You give me someone that can make my life perfect
I know that You want we meet at the right time
And You will make everything beautiful in Your time

Amen.
~Unknown~

Monday, August 09, 2004

"EGA"

Hari minggu kemarin aku mendapat kesempatan melihat sisi lain dari kehidupan di Jakarta yang keras. Jam 15.00, Sien-sien alias Tanti ajak aku mengajar anak-anak jalanan di bawah jembatan Grogol depan univerisitas Trisakti.

Ini pengalaman pertama buat aku, tapi buat Sien-sien bukan merupakan hal yang baru, tiap hari minggu sore dia menghabiskan waktunya buat ngajar anak-anak jalanan, bahkan terakhir kali dia juga ikut JAJ (Jambore Anak Jalanan), maka nggak heran kalau begitu melihat Sien-sien mereka mendatanginya, memeluk and bermanja-manja ama Sien-sien.
Kemudian, setelah beberapa orang volunteer datang, kita mulai mengajar, aku kebagian mendampingi anak-anak kelas empat SD dan mengajar mereka pelajaran Matematika.

Pertama aku mengajar seorang anak yang cukup pintar walaupun pasti kalah pintar dengan anak-anak yang pernah aku les-in secara privat, namanya NurAsia, dia dengan menurut dan rajin mengerjakan soal-soal yang diberikan. Di dekatnya ada seorang anak perempuan lagi, rambutnya panjang dan keriting, dia tidak mau mengerjakan soal-soal yang diberikan, dan berusaha mencontek jawaban dari teman-teman lainnya, nama anak itu Mega, tetapi dipanggil Ega. Di dekatnya duduk anak kelas dua yang terus-terusan berkata dengan sinis padanya :
"Nyontek !!! Nyontek !!!", Si Ega marah dan memukul temannya itu, ya langsung aja aku bilang, "Ayo, jangan begitu, ayo.. jangan nyontek, coba kerjakan sendiri..." Kebetulan ibu si Ega juga ada disitu dan memarahinya.

Perhatianku beralih dari Nur kepadanya, karena aku lihat Nur nggak nakal dan dengan bersemangat mengerjakan soal-soal yang diberikan. Aku membimbing Ega mengerjakan soal, pada awalnya dia malas mengerjakan dan mengeluarkan gaya premannya yang sedikit bikin aku kaget, pikirku,
"wah.. kecil-kecil sudah bakat preman nih.." Kemudian ibunya berkata,"Tolong ya, Neng, dia sudah 1 taon lebih nggak sekolah, jadi mungkin sudah lupa"

Berikut ini cerita yang diceritakan Ibunya Ega padaku. Delapan belas bulan yang lalu Ega dan Ibunya datang ke Jakarta dari desanya di Garut dengan tidak punya apa-apa. Rumah yang di desa telah habis untuk pengobatan Bapak si Ega. Bapak si Ega sudah lama sakit lumpuh, kata ibunya sih itu karena diguna-guna oleh mantan pacarnya, dan sekarang bapaknya sudah meninggal dan harta sudah habis, jadi mereka berdua (Ega dan Ibunya) mengadu nasib di Jakarta. Mereka datang dengan tidak membawa apa-apa dan tidur di kolong jembatan. Mereka medapatkan uang dari mengemis, mengamen dan membersihkan kaca mobil.
Ibu Ega berkata bahwa Ega melarang Ibunya bekerja, "Ibu tunggu Ega aja, biar Ega yang cari uang, begitu katanya, Neng" cerita Ibu Ega padaku.

Kehidupan di Jakarta memang keras, karena mereka kuatir uangnya hilang pada saat mereka tidur di kolong jembatan, mereka menitipkan uang hasil kerja mereka kepada seseorang, dan orang itu membawa lari uang yang mereka kumpulkan.
Sejenak aku berpikir,"Ya, Tuhan, kejam sekali orang itu, dan kejam banget kehidupan". Sambil aku membimbing Ega belajar, aku terus dengerin cerita ibunya. Satu kali si Ega bilang, malas, ngantuk dan tidak mau belajar, tetapi ibunya mengingatkan, "Ega, katanya mau pintar, mau jadi dokter, kalo mau jadi dokter harus belajar,dong". Ya, dia nurut apa kata ibunya dan kembali belajar, dan aku seneng banget, tambah lama dia tambah semangat mengerjakan soal hitungan. Tapi ada satu hal yang dia benar-benar nggak mau lakukan, dan actually aku belon nemu cara supaya dia mau, yaitu membaca. Dia tidak mau membaca soal cerita yang diberikan, dan hanya mengerjakan soal hitungan yang hanya angka-angka aja.

Kembali Ibunya bilang ama aku, dia sudah satu tahun lebih tidak sekolah, sekarang sih sudah sekolah lagi, harusnya dia kelas 4 SD, tetapi harus mengulang kembali di kelas 1 karena tidak ada raport dari sekolah yang lama. Ibunya berkata lagi, dia pengen Ega pintar dan tidak buta huruf supaya nanti kalau dia meninggal si Ega udah pintar dan mandiri.

Friends, yang aku alami minggu sore itu bener-bener buat aku terenyuh, terusterang di satu sisi aku seneng, karena diberi kesempatan untuk mengetahui keadaan "The Outcast" di sekeliling kita yang seringkali kita (aku) anggap sebagai pengganggu, dan di saat yang sama aku sedih banget kenapa ada orang yang dengan usia yang masih kecil banget harus mengalami
hidup yang demikian keras.
Aku juga berpikir, ini hanya satu cerita yang dibukakan padaku, gimana dengan cerita-cerita lainnya ? Seandainya mereka nggak ada kesempatan dapet pendidikan yang layak gimana masa depan bangsa kita ? Misalnya 1 generasi yang aku lihat ini, jika mereka besar, tidak mungkin mereka membentuk keluarga dengan orang yang derajatnya lebih tinggi (berpendidikan yang baik), so mereka akan bersatu dengan orang-orang sesama mereka dan menghasilkan orang-orang yang sama dengan mereka......

Well, maybe it's the end of my testimony about a piece of live in our country, I hope you'll also think about it, at least pray for our next generation lah...**---DJ---**

Friday, August 06, 2004

Nyanyi-nyanyi

This is the one of my Favorite Song :


"Come What May"
Sung in "Moulin Rouge" by Ewan MacGregor and Nicole Kidman

Never knew I could feel like this
Like I've never seen the sky before
Want to vanish inside your kiss
Everyday I love you more and more
Listen to my heart, can you hear it sing?
Telling me to give you everything
Seasons may change, winter to spring,
But I love you Until the end of time
Chorus:
Come what may Come what may
I will love you Until my dying day
Suddenly the world seems such a perfect place
Suddenly moves with such a perfect grace
Suddenly my life doesn't seem such a waste
It all revoles around you
And there's no mountain too high
No river too wide Sing out this song
and I'll be there by your side
Storm clouds may gather
And stars may collide
But I love you Until the end of time.
Chorus repeats

Ngobrols

Well, jadi pengen banyak tulis-tulis nih........actually, bingung mau nulis apa nich, maybe after Iseng 1 and belon kepikiran untuk Iseng 2, I mau ngobrol about life in Jakarta.
Aku baru aja pulang dari kantor, kerjaanku sih nggak berat, cuman yang bikin aku bete and little bit lazy is about the transportation, kita semua tau lah, yah kalo nggak tau aku kasi tau.. Jakarta ini polusinya berat banget. Aku pernah stay at the apartment on 21th floor and every morning aku liat something like fog covered Jakarta, but actually, isn't a fog but it's an air pollution, gile bok......
Aku berangkat kerja jam 8.30 pagi, naik bus disambung angkot, and yang bikin bete banget, bus yang aku naikin pasti over capacity, berdesakan abis, kalo naik akan teringat lagunya...ehm... kalo nggak salah GODBLESS yah, and kalo nggak salah lagi yang nyanyi Achmad A yang lagunya begini :
kulari dan terus ku berlari, tapi semua tempat telah terisi, dan akhirnya akupun harus berdiri.
Bercampur dengan peluh semua orang, yang bermacam aroma, bikin ku pusing kepala...
memang susah, jadi orang yang tak punya, kemanapun naik bis kota... la..la..la..dst
Emang susah yah temen-temen, seandainya ada yang berbaik hati mau beliin aku mobil, or kasi sumbangan buat naik taxi,pasti aku terima dengan senang hati, tinggal transfer aja ke rekening gue..
Setelah bayar seribu rupiah and bergelantungan dalam bus, akhirnya oper ke mikrolet en after that jalan bentar.. lalu nyampe deh....yah, pagi-pagi diriku udah terkontaminasi dengan udara pagi yang nggak segar blas, udah nyampur ama karbon monooksida dari kendaraan-kendaraan yang memenuhi jalanan, fusink deh....
Setelah kerja bla bla bla, jam 18.00 aku pulang ke rumah, and the problems are same, pollution and transportation, pulang gue harus oper sampe 3 kali, hiks....
yang mau aku ceritain adalah pengalaman gue sore ini, gua naik metromini 91 yang disupirin ama or-gil alias orang gila, kenape dia gile ? gue juga nggak tau.. yang jelas dia marah-marah melulu, gue sampe sebel banget liatnya and nggak comfort banget, abis tuh orang (sok) galak en kayaknya bangga ama ke-galakannya....
Well, that's life on Jakarta, it's very hard, crowded but lot of opportunity. Dulu I samasekali nggak punya pikiran buat kerja di Jakarta,ternyata.... yah begini jadinya, cut actually aku nggak menyesalinya kok, live is hard here but you also could gain a lot of experiences. Ciao !!!!

Iseng 1

Dear All, aku nggak tau mau tulis apa nih... aku ditodong terus ama Ria buat isi blogger nih, yah sekarang aku mulai post baru neh......... check it out !!!

Five Baloons

I have five balloons
in many different colors
green,yellow,grey,pink and blue
blow up green ballon
makes my heart so messy
I have four balloons left
I hold on very tight

Mr. Meetball

Mr. Meetball, please come here
I want to buy
Mr. Meetball, please come here quickly
I cannot stand !!!!
one bowl please, two hundred rupiahs
give me more meetballs, please
no sauce, no chilli and no cabbage

Round meetballs looks like ping-pong ball
if you pass make my stomach feel empty
Don't be a liar !
If you a liar, hairy grandmother will bite you...

hehehehhehehhee

Wednesday, July 14, 2004

New Posting

Hi I'm Natalia, I just created my new blog and this is my first posting